Saya tidak dapat menjaga komitmen, saya telah ingkar janji, saya udah berbohong dan jujur saya akui itu. Telah satu bulan lebih saya tak menyentuh blog ini dan terbukti saya tidak dapat menjaga komitmen saya kepada blog ini untuk sering-sering menjenguknya. Bukannya saya mencari-cari alasan tetapi persoalan yang baru-baru ini terjadi benar-benar membuat saya menutup diri. Biasanya saya selalu berbagi cerita kepada blog ini tentang apa yang saya alami dan rasakan tetapi kini saya memilih tuk menutup diri tuk sementara waktu. Jika dulu saya selalu terbuka tentang kehidupan saya dan maaf saat ini saya memilih tuk memendam dulu rasa ini, menenangkan hati dan pikiran hingga saya menemukan saat yang tepat tuk bicara.

Blog ini memang banyak mengisahkan kehidupan sehari-hari saya bahkan tanpa dipungkiri urusan hati pun saya curahkan juga di sini. Mungkin ada yang beranggapan blog ini mengandung (more…)

Aku tak mengerti dengan apa yang aku rasakan saat ini. Apakah aku sedang putus asa atau apalah namanya aku gak ngerti. Kau tahu aku sangat mencintaimu, hadirmu mewarni hariku yang dulu sempat kelabu. Aku yang pernah terpuruk dan memutuskan untuk tidak lagi mengenal cinta bahkan enggan mengenal lelaki baru. Menjauhkan lelaki-lelaki yang hendak mencuri hatiku kembali. Mengharamkan lelaki-lelaki bajingan lainnya untuk kembali mempermainkan perasaanku kembali. Aku yang takut jatuh cinta, aku yang tak berani mengenal cinta bahkan memutuskan untuk menjadi jomblo. Ku pikir ini jauh lebih baik daripada kembali merasakan patah hati.

(more…)

Menjadi anak baru di lingkungan baru itu selalu saja menjadi sorotan para senior, bermacam-macam caranya. Diuji apakah si anak baru bisa bekerja dengan baik, dapatkah ia beradaptasi dengan lingkungan barunya. Si anak baru selalu menjadi sorotan dan untuk masa-masa awal begini rawan sekali jika ditemukan kekurangan dan kesalahannya. Bisa-bisa menjadi nilai minus di mata perusahaan. Ada norma-norma tidak tertulis bagi anak baru yang harus ditaati seperti :

1. Dilarang terlambat masuk kerja

Sepagi apa pun jam masuk kantor, jangan pernah datang terlambat kalo bisa datanglah ketika yang lain belum datang. Lebih baik menunggu daripada ditunggu bos dan rekan kerja di depan pintu :lol: gak enak kan pagi-pagi udah disambut senyum kecup atasan. (more…)

Tiada hari tanpa musik, saya terbiasa mendengarkan musik di sela-sela aktifitas sehari-hari. Hidup tanpa musik terasa sunyi, sepi dan membosankan. Ada banyak macam jenis musik dan kebetulan saya bukan orang yang mengidolakan satu jenis musik. Tidak mentok pada satu aliran doang dan bagi saya musik apa pun asyik asalkan iramanya enak dan liriknya bagus. Ngak masalah, bisa jadi itu dangdut, pop, rock, reggae, r&b, apa ajalah yang penting nyaman di telinga dan bisa bikin bersemangat kembali. Manca, indo atau daerah ayo aja.

Ada satu jenis musik yang tak disangka-sangka pada akhirnya saya bisa mendadak jatuh cinta sama lagu-lagunya. Satu aliran musik yang awalnya saya kira ngak asyik, ketinggalan jaman bahkan ngak banget pokoknya. Dan saya sempat memandang  aliran ini hanya sebelah mata, satu musik yang ketinggalan dan ditinggalkan sama penggemarnya. (more…)

Kamu percaya bahwa Jodoh seperti magnet? Sehebat apapun kalian berusaha mendekat, jika dia bukan untukmu, maka nanti selalu akan ada kekuatan lain yang memaksamu untuk selalu berjauhan? Dan kalau dia memang untukmu, secanggih apapun usaha kalian untuk menjauh dan melakukan apapun caranya untuk menghilangkannya dalam hidup kalian, tapi ada sebuah kekuatan yang terus mendorong kalian agar terus berdekatan?

(Lala Purwono)

Semua orang pasti udah tau bahwa jodoh, rezeki dan kematian adalah takdir yang sudah ditentukan oleh Allah dan hanya Dia yang tau ketiga hal ini dan kita hanya bisa berserah diri, ikhtiar dan menjalaninya dengan sebaik-baiknya. Mengenai jodoh, jujur saja saya udah menjalani dengan mantan-mantan saya dulu dengan niat hubungan itu berlanjut hingga ke pernikahan tapi apa mau dikata sampai hari ini saya masih menyandang status lajang.

Dengan Si A awalnya saya tak pernah berharap bisa menjadi kekasihnya dan tak pernah menyangka jika rasa yang saya pendam mendapat balasan darinya. 7 tahun lebih menjalin hubungan berharap dialah pelabuhan terakhir saya meski kami sering putus nyambung tapi tak dapat saya pungkiri saya tak dapat jauh dari bayangannya dan berdoa kepada Allah “inikah jodoh” bahkan saya sempat berkhayal dipersunting olehnya dan di hari raya Idul Fitri pulang ke kampung halamannya dengan membawa kebanggaan bisa memenangkan hatinya dari banyaknya godaan wanita-wanita di sekelilingnya. (more…)

1240943248F40T2cTeringat pertama kali saya mengenal cinta adalah ketika saya menginjak usia 19 tahun, waktu itu saya sedang kuliah di semester 3. Saya memang telat mengenal cinta, tidak seperti teman-teman saya kebanyakan. Dulu sewaktu sekolah tak pernah terpikirkan untuk mengenal laki-laki, jatuh cinta terus pacaran. Tidak, tidak pernah ada terbesit dalam benak saya sewaktu itu. Sehari-harinya saya hanya memikirkan pelajaran agar bisa naik kelas dan lulus supaya tidak mengecewakan kedua orang tua. Sepulang sekolah pun waktu luang saya isi dengan kursus bahasa Inggris, les kimia dan les-les yang lainnya.

Saya termasuk anak yang kurang pergaulan, jarang hang out bareng teman-teman bahkan keluar malam pun saya tak pernah kecuali dengan keluarga sendiri. Saya adalah anak rumahan yang jauh merasa nyaman berada dalam kehangatan rumah dibandingkan hiruk pikuk dan gelak tawa teman-teman saya di luar sana. Jika dibilang kuper, ya saya akui saya memang kuper, ngak gaul dan saya ngak asyik. Ya inilah saya seorang anak rumahan.

Menginjak bangku kuliah mulailah saya mengenal cinta dan itu pun karena dicomblangi sama teman dan jujurnya saya terpaksa (more…)

Terima kasih atas nafas yang kau hembuskan, terima kasih atas nikmat yang kau anugerahkan dan jutaan terima kasihku untuk segala yang kau titipkan kepadaku, ya Allah. Syukurku atas usia yang masih kau berikan dan tak terlukiskan haruku untuk kepercayaanmu memberikanku umur hingga hari ini.

Di hari perayaan lahirku, syukurku untuk semua hal yang kau berikan kepadaku meski aku sering kali bandel dan menjauh darimu. Allah memang baik sekali meski aku malas-malasan memenuhi perintahmu tapi nikmatmu tak pernah surut kau limpahkan.

Aku malu kepadamu, aku yang tak tau berterima kasih seenaknya saja menggunakan nafas yang kau titipkan. Aku telah lalai memanfaatkan usia. Aku memang makhlukmu yang tak tau diri :( (more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 124 pengikut lainnya.