laguku


Tiada hari tanpa musik, saya terbiasa mendengarkan musik di sela-sela aktifitas sehari-hari. Hidup tanpa musik terasa sunyi, sepi dan membosankan. Ada banyak macam jenis musik dan kebetulan saya bukan orang yang mengidolakan satu jenis musik. Tidak mentok pada satu aliran doang dan bagi saya musik apa pun asyik asalkan iramanya enak dan liriknya bagus. Ngak masalah, bisa jadi itu dangdut, pop, rock, reggae, r&b, apa ajalah yang penting nyaman di telinga dan bisa bikin bersemangat kembali. Manca, indo atau daerah ayo aja.

Ada satu jenis musik yang tak disangka-sangka pada akhirnya saya bisa mendadak jatuh cinta sama lagu-lagunya. Satu aliran musik yang awalnya saya kira ngak asyik, ketinggalan jaman bahkan ngak banget pokoknya. Dan saya sempat memandangĀ  aliran ini hanya sebelah mata, satu musik yang ketinggalan dan ditinggalkan sama penggemarnya. (lebih…)

Gadis itu sedari tadi duduk manis di pojok ruangan sebuah cafe menikmati segelas orange float dan roti coklat kesukaanya sambil bercengkrama dengan layanan hotspot. Sengaja dia datang ke cafe ini setengah jam lebih awal sambil menunggu kehadiran sobatnya. Yah, hari ini dia ada janji ketemu dengan seorang sobat yang dia kenal sejak duduk di bangku kuliah. Kini mereka telah berpisah tapi jalinan komunikasi tetap terjaga walau kadang hanya via sms ataupun facebook.

Dia tampak asyik sekali menatap layar laptop di hadapannya sambil sesekali bibirnya bernyanyi mengikuti alunan lagu yang diputar di cafe ini dengan suara yang cukup pelan. Lagu demi lagu terus bergantian tibalah akhirnya sebuah lagu lama yang dinyanyikan oleh sebuah band ternama di negeri ini diputar. Jari-jarinya yang sedari tadi lincah menari di atas keyboard tiba-tiba terhenti. Dia mengenali sekali lagu ini bahkan sangat hafal di luar kepala. (lebih…)

ku buka album biru penuh debu dan usang

ku pandangi semua gambar diri kecil bersih belum ternoda

pikirkupun melayang dahulu penuh kasih

teringat semua cerita orang tentang riwayatku

kata mereka diriku slalu dimanja

kata mereka diriku slalu dtimang

nada-nada yang indah slalu terurai darinya

tangisan nakal dari bibirku takkan jadi deritanya

tangan halus dan suci tlah mengangkat diri ini

jiwa raga dan seluruh hidup rela dia berikan

oh bunda ada dan tiada dirimu kan slalu ada di dalam hatiku

Setiap kali mendengar lagu ini selalu sukses membuat hati saya bergetar. (lebih…)

Manusia adalah mahkluk sosial yang sepanjang hidupnya selalu berinteraksi dengan orang lain. Tak ada manusia yang bisa hidup sendiri meski ia hidup jauh di hutan tentu ia masih membutuhkan manusia.

Beberapa interaksi antara satu orang dengan yang lainnya menciptakan persahabatan walau memang tak semua orang bisa dijadikan sahabat. Biasanya persahabatan tercipta karena adanya kecocokan diantara keduanya.

Sahabat sejati adalah teman yang sangat mengerti diri kita apa adanya. Dia mengetahui dan menerima kekurangan dan kelebihan kita. Tanpa kita sadari interaksi antara sahabat membawa pengaruh pada diri kita. Entah itu pengaruh baik atau pun pengaruh buruk. Sahabat adalah tempat untuk kita bercermin.

(lebih…)

Menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan bagiku
saat ku harus bersabar dan trus bersabar
menantikan kehadiran dirimu
entah sampai kapan aku harus menunggu
sesuatu yang sangat sulit tuk kujalani
hidup dalam kesendirian sepi tanpamu
kadang kuberpikir cari penggantimu
saat kau jauh disana

Gelisah sesaat saja tiada kabarmu kucuriga
entah penantianku takkan sia-sia
dan berikan satu jawaban pasti
entah sampai kapan aku harus bertahan
saat kau jauh disana rasa cemburu
merasuk kedalam pikiranku melayang
tak tentu arah tentang dirimu
apakah sama yang kau rasakan

(lebih…)

Pada suatu malam di sebuah warung makan yang menyediakan martabak India, nasgor dan pempek saya menemukan sebuah kejadian yang membuat saya tercengang. Baru kali ini juga saya menemukan kejadian ini. Kok bisa, begitu pikir saya malam itu.

Jadi ceritanya pada malam itu saya sedang duduk sambil otak atik handphone di tangan dengan menundukkan kepala. Konsentrasi saya pada saat itu fokus banget pada benda munggil di genggaman saya. Maklum lagi sms an sama “si dia” šŸ˜€ jadi ngak melihat kanan kiri lagi apalagi lihat atas bawah :mrgreen:

Ketika sedang asyiknya sms an tiba-tiba saya mendengar seseorang menyanyikan sebuah lagu yang tak asing di telinga saya dan saya tahu sekali siapa nama penyanyinya dan juga judul lagunya. Suara sang penyanyi bagus banget, merdu layaknya penyanyi beneran. Suara itu menyanyikan sebuah lagu dari group band D’masiv dengan judul Sudahi Perih Ini. Ini lagu sudah beberapa kali saya dengar di winamp komputer sambil menemani saya kerja.

(lebih…)

Siang ini sambil kerja saya coba ngidupin lagu love songs. Ternyata lagu lama juga ngak kalah enak didengar sama lagu-lagu masa kini. Masih nyaman terdengar di telinga. Sepertinya siang ini mood saya sedang mendayu dayu, lebih enjoy dengerin lagu lawas. Slow but sure…. Sesekali buat penyegaran telinga, jangan lagu anak muda mulu, lagunya jaman Ayah Ibu kita dulu juga ngak kalah merdunya.

Satu demi satu lagu terus berganti, bikin saya semakin betah duduk di depan komputer ini. Ada lagunya si ini, si itu. Dalam hati saya mengikuti lirik lagu yang diucapkan oleh sang penyanyi. Kemudian lagu berganti pada “Boulevard” yang dinyanyikan oleh Dan Byrd. Sambil bernyanyi tiba-tiba saya teringat pada almarhum ibu saya. Ini adalah salah satu lagu kesukaan dia.

Dulu kami berdua sering kali menyanyikan lagu ini saling berbalasan. Jika saya menyanyikan lirik pada baris pertama maka ibu akan melanjutkan pada baris kedua dan begitu seterusnya. Seru ya… šŸ˜‰ Di mana saja seperti di dapur, di teras rumah jika saya mulai menyanyikan lagu ini pasti ia akan nyambung melanjutkannya. Suara kami memang pas pasan bukan untuk ikutan ajang Indonesian Idol dan semacamnya. (lebih…)

Ini lagu romantis banget, setiap kali denger selalu bikin saya mendadak menjadi melow *lebay….* tapi beneran kok lagunya enak didenger. Kalo kata saya sih ini lagunya orang yang lagi cinta cintaan alias jatuh cinta.

Saya ngebayangi di saat candle light dinner bersama “Si Panda” di bawah bulan purnama diiringi lagu ini, moga-moga AOP band nya bisa nyanyiin langsung khusus buat saya. oh… so sweet kapan yah kesampaian. Ini yang namanya perut kenyang hati pun senang šŸ˜€

Sebenarnya lagu ini digunakan untuk Ost Masihkah Kau mencintaiku yang ditanyakan di RCTI dengan hostnya Dian Nitami dan Helmy Yahya. Programnya membahas permasalahan rumah tangga agar si klien jangan sampai pisah alias cerai. Bagaimana caranya agar keutuhan rumah tangga itu tetap terjaga. Perselisihan dan cek cok antara kedua keluarga dari pihak istri dan suami menjadi tontonan publik. Keduanya saling Ā merasa paling benar. Beda pendapat itu boleh tetapi jangan sampai memecah persatuan. Bukannya begitu bukan….???? (lebih…)

Andai ku tahuā€¦.

Kapan tiba ajalkuā€¦

Ku akan memohon tuhan tolong panjangkan umurkuā€¦

Andai ku tahuā€¦

Kapan tiba masakuā€¦

Itulah sepenggal lirik lagu milik Ungu “Andai Ku Tahu”. Setiap kali saya mendengar lagu ini selalu membuat saya takut, tersentak dari lamunan. Terbangun dari kenyamanan duniawi. Kehidupan dunia yang hanya sementara telah saya sia-siakan dengan percuma. Shalat yang masih bolong-bolong, Al-quran hanya dibaca sesekaliĀ itupun jika saya sempat, dan lupa bersedekah.

Sampai saat ini saya akui ibadah saya masih kurang sempurna. Saya telah lalai selalu saja ada alasan untuk meninggalkan shalat. Saya malah mendengar bisikan setan daripada bergegas shalat ketika mendengar saat adzan tiba. Saya lebih banyak menabung dosa daripada menabung pahala. Saya takut setiap harinya saldo tabungan dosa saya semakin besar.

Dulu saya pernah merasa dekat, begitu dekatnya kepada Allah. Segala urusan diberikan kemudahan oleh Nya. Saya merasa Allah ada di hati saya, pada jejak kaki saya, menemani kemana pun saya melangkah. Saya merasakan kenyamanan dan ketentraman berada di dekat Nya. (lebih…)

Ngak tahu kenapa tiap kali denger nih lagu saya selalu teringat “Dia” di sana. Baru beberapa hari pisah aja dah kangen berat. Saya dah terbiasa ada dia di samping saya. Saya emang orang yang ngak bisa jauhan apalagi sama seseorang yang begitu berarti.

Sehari harinya kami hanya bisa mengandalkan komunikasi melalui hp dan chat YM dan FB. Duh balik kayak dulu lagi neh šŸ˜¦ (lebih…)

Laman Berikutnya »