Televisi


Setiap hari 7 hari dalam seminggu, 30 hari dalam sebulan dan sepanjang hari dalam setahun sejak melek mata sampai tidur lagi kotak hitam itu selalu ramai dan tak pernah sepi sensasi dan terbiasa dihiasi oleh infotainment. Pagi-pagi buta di saat semua orang sibuk memulai hari dengan segala aktifitasnya kotak itu pun sudah siap dengan berita-berita para artisnya. Konflik rumah tangga, percintaan, serba serbi artis serta skandal. Dari yang penting hingga yang sama sekali tidak penting. Dari yang menghibur hingga gosip-gosip murahan yang hanya bertujuan mendongkrak popularitas si artis. Memang tidak melulu isinya gosip tapi ada juga berisi berita perkembangan prestasi si artis akan tetapi kebanyakan isinya malah gosip yang jauh dari kata benar.

Masyarakat diajarkan untuk curiga dan berburuk sangka terhadap seseorang bahkan bergosip, membicarakan orang lain. Bukannya bergosip itu tidak baik karena tak ada manusia yang sempurna di muka bumi ini dan belum tentu juga yang bergosip itu kelakuannya lebih baik daripada yang digosipkan. Seolah-olah yang bergunjing itu baik, tak ada celah keburukan dan berkoar-koar memperdebatkan aib seseorang.

(lebih…)

Postingan saya kali ini isinya agak telat bahkan sangat telat, ibarat makanan sudah sejak lama expired dan jamuran dan jika dipaksa dikonsumsi maka tanggung sendiri akibatnya keracunan bahkan bisa menimbulkan kematian (ngomong apaan sih Yuli) 😳 Oke, jadi maksud postingan kali ini hanya sekedar mengumpulkan aja beberapa film yang karena kisahnya yang sangat menyentuh hingga sekian lama pun akan selalu melekat di ingatan saya tentunya 😀 Film-film yang membuat hati tersentuh bahkan hampir menitikkan air mata (cuma hampir aja, malu kalo sampe nangis beneran) 😀

1. Click

Film komedi drama yang dibintangi Adam Sandler di tahun 2006. Film ini menceritakan seorang Adam Sandler si pekerja keras yang overworked yang seringkali mengabaikan keluarganya demi pekerjaan dan ketika ia menemukan sebuah remote control ajaib (lebih…)

Dulu ketika kecil saya pernah ngefans banget sama Enno Lerian. Waktu itu dia salah satu penyanyi cilik yang lagi naik daun, produktif menelurkan album hingga dia punya acara musik sendiri di tv. Dan saya si bocah ingusan ini cinta banget sama dia sampe bela-belain menabung sisa uang jajan hanya untuk memiliki kaset lagunya. Semua albumnya saya punya lengkap hingga membuat saya hapal semua lagunya.

Selain itu setiap jumat dan sabtu sehabis pulang sekolah atau les saya rajin mampir ke toko buku/majalah hanya untuk mengecek (lebih…)

Di televisi banyak sekali bertebaran program dengan beraneka ragam tema. Ada program berita, musik, kuis, sinema televisi dan banyak lagi lainnya. Salah satu program favorit saya adalah program Indonesia Mencari Bakat  (IMB). Sebuah ajang pencarian bakat yang menampilkan berbagai macam bakat unik dan tidak mentok pada satu bidang dan juga tidak terbatas pada usia tertentu.

Saat ini IMB telah memasuki babak final dan telah menyisakan 8 peserta. Jika harus memilih siapa yang saya jagokan, saya akan binggung sendiri. Semua peserta layak menjadi pemenang.

(lebih…)

Ini lagu romantis banget, setiap kali denger selalu bikin saya mendadak menjadi melow *lebay….* tapi beneran kok lagunya enak didenger. Kalo kata saya sih ini lagunya orang yang lagi cinta cintaan alias jatuh cinta.

Saya ngebayangi di saat candle light dinner bersama “Si Panda” di bawah bulan purnama diiringi lagu ini, moga-moga AOP band nya bisa nyanyiin langsung khusus buat saya. oh… so sweet kapan yah kesampaian. Ini yang namanya perut kenyang hati pun senang 😀

Sebenarnya lagu ini digunakan untuk Ost Masihkah Kau mencintaiku yang ditanyakan di RCTI dengan hostnya Dian Nitami dan Helmy Yahya. Programnya membahas permasalahan rumah tangga agar si klien jangan sampai pisah alias cerai. Bagaimana caranya agar keutuhan rumah tangga itu tetap terjaga. Perselisihan dan cek cok antara kedua keluarga dari pihak istri dan suami menjadi tontonan publik. Keduanya saling  merasa paling benar. Beda pendapat itu boleh tetapi jangan sampai memecah persatuan. Bukannya begitu bukan….???? (lebih…)

Sinema elektronik atau biasa kita kenal dengan sinetron merupakan sandiwara bersambung yang disiarkan oleh stasiun televisi. Dalam bahasa inggris sinetron disebut dengan soup opera  (opera sabun) dan salam bahasa Spanyol disebut dengan telenovela.  Di Indonesia sendiri setiap hari dari pagi sampe malam kita selalu disuguhkan aneka macam sinetron, mulai dari kisah percintaan, konflik rumah tangga sampai yang berbau mistis.

Dari sekian banyak sinetron yang berseliweran di  tv ada satu sinetron yang menurutku sangat fantastis bahkan sampe dibuat sekuel ke 3 pun sinetron ini tetap mampu menarik perhatian penonton dan juga tetap memiliki rating yang tinggi. Sinetron yang dimaksud adalah Cinta Fiti. Sinetron ini dibintangi oleh Teuku Wisnu (Farrel), Shireen Sungkar (Fitri), Dinda Kanya Dewi (Mischa), dan masih banyak lagi yang lainnya (aku ngak bisa sebutin satu per satu,  ngak hafal nama-nama mereka).

(lebih…)

Beberapa bulan ini setiap malam aku selalu menantikan kehadiran nya. Dia mampu membuatku tertawa dan terkadang tersenyum sendiri. Dia benar benar mampu membuatku melupakan segala masalah dan rasa letih setelah seharian kerja. Dia memang pandai menghibur dan kekonyolannya telah sukses membuatku menyukainya.

Emang sih… wajahnya ngak ganteng, pengangguran, kere lagi, tapi entah kenapa aku jadi suka banget sama nih cowok. Dia diam aja dah lucu apalagi kalo dah ngelihat ekspresi wajahnya yang konyol dan over pede. kalian semua pasti dah penasaran kan… mau tau siapa orang nya. tenang saudara saudara akan ku kasih tau tapi sepuluh taon lagi… APA????? SEPULUH TAON LAGI???? dah keburu basi tau….. hehhe….mo tau… aja.

Aku kenalin sama kalian semua Dia adalah…… eng ing eng….tara….


dia adalah Mas Udin Penyok yang selalu pede dengan slogan nya “cowok paling ganteng di kompleks ini” (din…. din… loe tinggal di kompleks mana sih….bener – bener over pede ). Tiap malam dia selalu hadir di tv bersama Abdel dan Temon. Dan aku selalu duduk manis menyaksikan segala tingkah konyol, guyonan lucu mereka beserta nasib apesnya yang gak pernah sukses alias sial mulu. Pernah waktu itu aku lagi suntuk banget di tempat kerja trus teringat dia dan aku coba cari dia di youtube ternyata dia benar-benar mujarab ngilangi suntuk..

Aku jadi heran kenapa aku jadi ngefans banget sama nih cowok, tinggi cungkring, jelek, sok pede lagi. Padahal kan masih banyak cowok lain yang lebih cakep buatku jadi fans mereka tapi kenapa sama nih orang yah…. ? din….din…..