Kota Jambi


Ayo ngaku, siapa yang belum pernah makan pempek ? entah itu pempek  asli yang terbuat dari ikan atau hanya  pempek abal-abal.

Di Jambi penjual pempek menjamur dimana-mana dari yang mahal dengan konsep restoran, warung hingga penjual keliling. Saya termasuk salah satu penggemar pempek, gak peduli pagi hari pun akan menyantap makanan ini meski perut belum diisi nasi dan syukurlah perutnya gak manja jadi terima aja dia :mrgreen: (lebih…)

Statue of Liberty atau biasa kita sebut dengan patung Liberty merupakan patung yang sangat besar yang berada di pulau Liberty, New york, Amerika Serikat. Patung ini merupakan hadiah Perancis kepada Amerika pada saat ulang tahun ke 100 negara paman sam ini. Patung ini dipahat oleh Frederic Auguste Bartholdi dan penyangga dalamnya dirancang oleh Gustave Eiffel, keduanya berasal dari Perancis.

Tinggi patung Liberty 46 meter dengan berat 204 ton dan berdiri di atas landasan setinggi 46 meter. Patung ini diresmikan pada tanggal 28 Oktober 1886 (sudah cukup tua ya jauh sebelum Indonesia merdeka, kenapa ngak serempak aja 28 Oktober 1928) 😕  Konon patung ini sebagai simbol selamat datang untuk pengunjung, imigran dan orang Amerika yang kembali ke negara ini (ngak cuma Jakarta aja yang punya patung selamat datang, Amerika juga ngak mau kalah) 😀

Ternyata eh ternyata tidak hanya Amerika yang punya patung Liberty, Jambi juga punya. Ini buktinya (lebih…)

Suasana di salah satu Pasar Beduk di Jambi

Di Jambi setiap bulan Ramadhan tiba akan muncul Pasar Beduk. Bagi kami bulan Ramadhan terasa kurang lengkap tanpa adanya Pasar Beduk. Pasar kagetan ini buka dari sore hingga menjelang buka puasa tiba ketika beduk digebuk. Dari siang hari para pedagang mulai mengelar dagangannya di kios yang telah disewa seharga Rp 200-500 ribu. Meski harus membayar tapi para pedagang mengaku mereka tidak akan rugi karena di bulan ini pembeli akan melonjak.

Pasar ini selalu ramai dikunjungi warga Jambi yang ingin membeli makanan untuk buka puasa dan persiapan makan sahur. Berbagai macam makanan dan minuman di jual di sini. Dari makanan ringan hingga lauk pauk. Beberapa pedagang juga menjual makanan khas Jambi seperti tempoyak ikan patin, tepe yang berbahan dasar ikan, kue padamaran, pempek, kolak kolang kaling dan lain-lain.

(lebih…)

Sudah 2 minggu terakhir ini koran harian di Kota Jambi selalu dihiasi berita keganasan harimau sumatera. Tahun kemarin kurang lebih 11 orang menjadi korban amukan harimau dan tahun ini kembali harimau sumatera mengamuk. Saat ini telah ada 11 orang korban meninggal dan 12 orang lainnya mengalami luka-luka. Seperti diberitakan bahwa seorang warga ditemukan tewas bersimbah darah setelah lehernya patah digigit seekor harimau. Pada tubuh korban ditemukan kepala belakang korban robek, lengan kanan patah dan juga ada lima bekas gigitan harimau di punggungnya.

(lebih…)

Dam Semagi merupakan salah satu wisata alam yang ada di Jambi tepatnya terletak di Kecamatan Tanah Tumbuh berjarak sekitar  41  km dari kabupaten Bungo. Dam ini merupakan bangunan air yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1937 dan hingga sekarang masih berfungsi.

Pada hari libur tempat ini ramai dikunjungi oleh anak-anak, orang tua maupun remaja. Duduk di atas batu besar sambil merasakan air dingin yang mengenangi kaki.

********

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya di awal tahun 2005 silam tepatnya tanggal 9 Januari 2005 ketika saya masih duduk di bangku kuliah liburan ke Dam Semagi. Pada hari itu saya bersama teman-teman (dah lupa berapa banyak jumlahnya) satu posko kukerta pergi jalan jalan ke sana dengan niat untuk Free Tour. Niat kami hanya untuk refreshing setelah sebulan lebih terkurung di desa terpencil jauh dari segala fasilitas dan sinyal hp. Direncanakan minggu depannya masa kukerta kami akan habis dan kami bisa kembali ke kota rumah masing-masing.

Dimulai dari pagi-pagi buta kami merencanakan liburan kami diam diam tanpa harus diketahui oleh penduduk desa karna acara ini members only. Dengan menumpangi bis, rombongan kami terbagi 2 tim agar tidak terlalu mencolok dan pada satu tempat kami akan bertemu kembali.

(lebih…)

Senja di Batanghari

Senja di Batanghari

Batanghari adalah sungai terpanjang di Pulau Sumatera dan kota jambi terletak di sisinya. Anak-anak sungai utamanya adalah Sungai Tebo, Sungai Tabir, Sungai Merangin, Sungai Tembesi dan Sungai Asai. Kini di tepi sungai batanghari terutama di Kota Jambi telah dibangun sebuah mall terbesar di Jambi yaitu WTC Batanghari, pasar tradisional Angso Duo dan Tanggo Rajo yang sering disebut Ancolnya Jambi meskipun di sini bukanlah Ancol sebenarnya seperti yang ada di Jakarta. Duduk di tepi sungai sambil makan jagung bakar dan melihat perahu ketek yang lewat menyeberangi sungai menuju Seberang Kota.

Sebagai seseorang yang lahir dan dibesarkan di kota ini maka tidak lengkap rasanya jika sehari saja tidak mencicipi air sungai Batanghari karna air PDAM Tirta Mayang kota Jambi berasal dari sungai Batanghari dan tentunya melewati proses penyulingan terlebih dahulu. Jangankan untuk masak dan minum, mandi dengan air selain dari sungai Batanghari saja rasanya ada yang kurang, belum afdol. Saya tidak bisa membayangkan jika suatu hari nanti saya harus meninggalkan kota ini dan berpisah dengan Batanghari apakah tubuh saya masih bisa kompromi *lebay lebay lebay*

(lebih…)