Apa artinya punya kekasih tapi tak dapat memelukmu di saat kau butuh charge energi untuk mengembalikan semangatmu lagi ?

Apa artinya punya kekasih tetapi tak dapat membelaimu di saat hatimu rapuh dan seolah belaian darinyalah yang bisa membangkitkan optimismu kembali menghadapi masalah ?

Apa artinya memiliki kekasih tapi tak dapat mengusap air matamu di saat kau butuh sapu tangan hangat tangannya ?

Apa pula artinya mempunyai kekasih tapi tak dapat kau genggam jemarinya di saat kau membutuhkan kehadirannya menemanimu jalan-jalan ?

dan apakah artinya memiliki kekasih tapi tak selalu bisa kau pijat sehabis ia pulang kerja setelah seharian bergelut dengan pekerjaannya ?

Apa artinya punya kekasih tetapi seperti tak punya, yang tak selalu berada di dekatmu. Kamu sendirian hampir di setiap waktu. Weekend sendiri dan malam minggu pun lebih sering sendiri tanpa ada dia di dekatmu.

Kekasihku yang jauh, kekasihku di perantauan, kekasihku yang sendiri di sana, jauh dari keluarga dan orang tersayang menguras keringat demi mengumpulkan angka-angka rupiah.

Waktu yang kita nikmati tuk bertatap muka memang sedikit, jarak yang terbentang jutaan kilometer membuat kita jarang bertemu. Sepuluh hari cutimu terasa kurang dan aku tak mampu menahan air mataku untuk tak jatuh di saat kau pamit berangkat. Hatiku terasa ngilu.

Jarak yang terbentang cukup jauh, jutaan kilometer dan tak segampang perjalanan antara rumahku dan rumahmu yang bisa ditempuh tak lebih dari setengah jam. Kamu yang jauh tak bisa selalu melakukan apa yang harus seorang kekasih lakukan.

Bisa saja aku mencari kekasih lain yang bisa ku andalkan setiap saat, yang bisa menemaniku dan juga membunuh sepiku. Menjemputku pulang kerja tanpa harus aku pulang sendiri menyusuri jalan dengan membawa rasa letih. Bisa saja…

Aku sangat menyadari menjadi kekasihmu ibarat pacaran dengan hape atau note book, hanya bisa mendengar suara dan memandang foto saja.

Akan tetapi…

Kamu memang beda, kamu tak sama dengan lelaki lain yang gampang saja membagi cintanya dengan alasan jauh. Kamu memiliki sesuatu yang tak dapat kujelaskan. Aku melihat kesungguhan itu di matamu, aku merasakan harapanmu dan aku sungguh beruntung menjadi kekasihmu. Aku telah memilihmu dan kamu juga telah memilih aku dan aku tak ingin lelaki lain tetapi cuma kamu. Tak peduli setampan apa pun itu aku hanya mangatakan bahwa aku mencintai kamu. Tak peduli ada perempuan lain yang ingin mengambilmu dari aku tapi aku takkan menyerah. Kita tetap berpegang pada komitmen kita yang jauh lebih kokoh dibandingkan godaan-godaan itu. Aku telah menitipkan hatiku padamu untuk kau jaga dan kamu juga telah menitipkan hatimu untuk ku pupuk untuk menjadi cinta yang tak tumbang diterpa badai godaan.

Aku selalu Optimis semoga keyakinan dan penantian ini berujung bahagia dan mampu membayar kesendirian hari ini. Inilah harga mati yang harus aku bayar untuk masa depan kita. Aku harus terbiasa tanpamu di dekatku meski bayanganmu tak pernah jauh dari pikiranku. Aku selalu setia menunggumu kembali ke kota ini membawa segunung rindu untuk kita letuskan pada sakralnya ijab kabul.

Iklan