Again, again and again kembali terulang tulisan di blog ini diambil dan di publish di halaman lain tanpa seijin sang pemilik tulisan. Si pencuri pura-pura bodoh saat saya menanyakan dan memintanya untuk mencantumkan sumbernya. Okelah secara pribadi saya bangga bahwa tulisan saya disukai banyak orang dan terakhir saya melihat ada 771.005 orang menyukainya dan membagikan tulisan itu kembali, tapi alangkah lebih elegannya jika mencantumkan sumbernya. Tentu terasa lebih etis dan berkelas bukan ?

Menulis tentu menggunakan pikiran dan gak sembarang tulis aja. Butuh kerja keras dan kemauan untuk menuangkannya ke dalam bentuk rangkaian kata-kata. Ide itu mahal dan tolong hargai itu. Blog / tulisan juga hasil karya. Tak disangka sebuah akun yang memiliki pengikut yang sangat banyak ternyata tak mampu menulis dari buah pikirannya sendiri.

Jika ada yang tidak percaya mari saya tunjukkan buktinya, apa bedanya sih tulisan saya di sini dengan yang saya temukan di sini ?

Sama persis kan ?

Bukannya mencuri itu dosa, butuh berapa lama sih untuk menuliskan kata-kata sumbernya. 1 jam kah, 1 hari kah atau 1 minggu ? Susah ya berlaku jujur.

Hmmmm…. dalam hati saya berpikir ” memiliki followers dan diikuti itu serasa…. Syahrini wannabe”😀😀😀