Tak ada istilah ibu angkat atau pun ibu tiri, hanya ada ibu kandung. Ibu yang telah mengandung, melahirkan dan mendidikku. Sosoknya takkan bisa tergantikan meski ibu terkadang marah tapi aku tau bahwa marahnya demi kebaikanku.  Hanya ada satu orang ibu, she’s the one.

Belum sempat aku membahagiakanmu, belum sempat ku membuatmu bangga tapi engkau lebih dulu dipanggil Allah. Aku memiliki rencana tentang kita tetapi rencana Allah takkan bisa kita elakkan. Kami menyanyangimu tapi Allah memiliki rencana lain dengan lebih dulu memanggilmu. Tak banyak yang bisa kulakukan, kini hanya doa yang bisa ku kirimkan untukmu semoga engkau bahagia di sisi Nya.

Ibu, seandainya kau ada di sini I need your hug. Aku butuh wejangan penyemangat darimu. Aku ingin mengadu kepadamu seperti yang biasa aku lakukan dulu. Inginku berbagi kisah keseharianku kepadamu, I need a shouder to cry on di saat masalah begitu sulit ku hadapi sendiri.

Ibu, aku kangen…. I miss you so much. Long time no see your smile.

Di hari ini ku ucapkan selamat hari ibu, you’re best mother I ever had. Aku bangga terlahir dari rahimmu. Aku bahagia menjadi putrimu. Kebahagiaan ini tak dapat ku ucapkan karena begitu besar syukurku terlahir sebagai keturunanmu.

Suatu saat nanti kami akan menyusulmu dan kita akan berkumpul kembali. Sampai jumpa di surga