Hampir semua orang kini sudah punya akun facebook meski ngak semuanya tapi rata-rata orang yang pergi ke warnet kalo ngak buka e-mail, buka situs porno, nyari bahan tuk tugas pasti ujung-ujungnya nyentuh web facebook. Walau hanya lihat-lihat aja atau memang niat banget tebar pesona. Jarang sekali yang ngeblog di warnet, mengingat billing yang terus berjalan :mrgreen:

“Apa yang anda pikirkan” itulah yang menjadi cirinya facebook. Bikin yang punya akun bisa ngomel nulis status dari yang santai/ringan, lucu, misterius, formal (biasanya pedagang online) sampe yang ngak jelas, asal nulis bikin penuh wall.

Setahun sudah saya bergabung dengan facebook beraneka macam tulisan bisa saya temukan. Ada yang sedang marah, putus cinta, sampai-sampai pernah nemu kata-kata yang menghina orang di facebook biar semua orang tahu  kali ya kalo yang punya akun lagi kesal. Selain itu kalo isinya ngak menghina ya mengeluh. Kebanyakan tema-tema beginian yang saya temukan setiap harinya sampai kadang saya berpikir apakah orang itu ngak malu apa dengan tulisannya.

You are what you write. Kepribadian seseorang bisa juga dinilai dari apa yang dia tulis. Jangan sampailah orang lain mengecap kita ngak baik karena tulisan status kita yang sampah semua. Bikin buruk image kita di muka umum walaupun kitanya gak bertatap muka dengan pengguna yang lainnya tapi malulah masa wajah boleh cantik dan camera face tapi hati tidak bisa menyeimbangkan keindahan fisiknya (cantik-cantik tapi hatinya jelek), emangnya mau dibilang begitu??? Tulisan juga menyangkut image kan ya… emangnya mau apa dicap jelek sama orang lain apalagi di depan gebetan, ngak mau kan ya….

Bukan salah teknologinya tapi salahkan manusianya yang tak bijak dan belum dewasa. Punya akun tapi tak mengerti manfaatnya.

Bukannya saya sok menggurui atau pula sok benar apalagi sempurna tapi sangat disayangkan jika media yang baik ini malah digunakan untuk menebar kebencian, fitnah dan juga adu domba antar sesama bahkan menebar keluhan. Seolah-olah apa yang ada di dalam hidupnya tak ada yang sempurna, ada saja celah untuk mengeluh. Ingat bahwa apa yang kita keluhkan maka itu pula yang akan kita peroleh (law of attraction), jadi berhentilah untuk mengeluh. Hidup ini indah dimana isinya tidak melulu keluhan, Allah maha baik cuma cara pandang kita aja yang kadang tidak sama dengan Nya.

Saya akui tidak semua pengguna akun ini seperti itu, ada juga teman-teman yang menulis tulisan/status yang bermanfaat membuat yang baca pun terbuka hatinya untuk menjadi lebih baik lagi. Saling sharing dan memberi motivasi kepada sesama. Jika tulisan yang dibuat ringan dan bermanfaat tentu yang baca pun ikutan senang, maka semakin banyaklah teman yang didapat bukannya musuh. Sambil narsis bisa tetap eksis dan juga berisi.

*****

On line dulu ah….. 😉

 

 

Iklan