Kebencian merupakan emosi yang sangat kuat dan melambangkan ketidaksukaan, permusuhan, atau antipati untuk seseorang, sebuah hal, barang, atau fenomena. Hal ini juga merupakan sebuah keinginan untuk menghindari, menghancurkan atau menghilangkannya.

Kadangkala kebencian dideskripsikan sebagai lawan daripada cinta atau persahabatan, tetapi banyak orang yang menganggap bahwa lawan daripada cinta adalah ketidakpedulian.

Bila kita membenci musuh-musuh kita, ini berarti kita memberikan kekuatan pada mereka untuk menghancurkan kita sendiri. Menghancurkan tidur kita, nafsu makan kita, tekanan darah, kesehatan kita serta kebahagiaan kita. Musuh-musuh kita akan menari dengan gembira bila mereka tahu dapat membuat kita sedih, kacau dan frustasi. Rasa benci kita benar-benar tidak akan dapat melukai hati mereka, tetapi justru hasil kebencian kita dapat menutup sama sekali kebahagiaan kita, dapat menghancurkan diri kita dan mengubah suasana, siang dan malam jadi siksaan batin yang mengerikan seperti neraka dunia.

Jika kita memang telah memiliki motivasi yang kuat untuk hidup lebih tentram, maka motivasi yang kuat tersebut akan mampu untuk membuat kita meminimalkan segala perasan benci yang dapat menghancurkan diri sendiri ini.

Rasa benci ibarat kanker ganas yang akan merembet dan menyebar serta menular bagaikan penyakit H1N1, karena itu kebencian bisa membutakan mata, hati dan telinga, membuat yg mengidapnya menderita, kurus dan berakhir pada kematian. Buanglah rasa benci itu.

*****

Sumber : diambil dari berbagai sumber (salah satunya ini)