Musim silih berganti, kalender kian berubah, bulan terus berlalu. Siang dan malam hadir bergantian, waktu terus berjalan dan sisa umurku terus berkurang. Sudah banyak oksigen gratis yang kuhirup dari hidungku. Telah banyak nikmat yang kugunakan dari panca inderaku. Ragaku sempurna tanpa ada cacat sedikit pun. Alhamdulillah…. Tak terhitung sudah anugerah Nya ku terima. Tak cukup jemariku menghitung kebaikan Allah kepadaku.

Pantaskah jika aku melupakan zat yang memberiku nikmat ? Pantaskah jika aku sombong pada zat yang memberiku hidup ? Pantaskah jika aku bersikap tidak tahu berterima kasih pada zat yang memberiku kebaikan ?

Wajarkah jika aku angkuh kepada Nya ? Masih pantaskah jika aku mengingkari adanya zat yang paling berkuasa atas diriku ?

Aku pernah berkeinginan mengubah penampilanku dengan menutupi tubuhku dengan kain-kain panjang terurai. Mengenakan penutup layaknya seorang perempuan muslim. Telah banyak penutup kepala yang kubeli, sayangnya hanya tersimpan rapi di dalam lemari kamarku. Kenapa keyakinanku gampang sekali berubah. Hatiku mudah sekali terpengaruh oleh kata “mode” dengan dalih trend masa kini. Seperti jarum-jarum kompas, hari ini hatiku di barat, esok di timur, lusa di utara dan seminggu lagi di selatan. Bolak balik ke sana kemari mencari arah surgamu.

Ya allah ya rabb, zat yang membolak balikkan hati. Teguhkanlah imanku dalam menjalankan agamamu, mantapkanlah hatiku dalam menaati aturanmu. Kukuhkan keyakinanku agar selalu konsisten menjalankan perintahmu. Mudahkanlah usahaku selalu dalam mengugurkan dosa-dosa yang terlanjur melekat di diriku, mengikis dosa-dosa yang bergelayutΒ  di tubuhku. Bimbinglah selalu hambamu ini menuju surgamu yang indah sebelum sesal tiba.