Aku hanya manusia biasa yang hanya memiliki satu kepala dan satu hati. Seorang perempuan biasa yang juga bisa merasa lelah dan bimbang. Tak punya banyak kelebihan apalagi kesempurnaan.

Aku yang juga sama seperti manusia lainnya yang juga pernah dihampiri rasa penat, dimana persoalan itu seakan telah penuh menyesaki isi ruang otakku seperti tak ada lagi udara untuk ku bernafas lega. Semakin dibiarkan akan semakin tak beraturan menjajali pikiranku.

Aku yang tak punya kekuatan sihir, hanyalah manusia biasa yang tak bisa mengandalkan bantuan Doraemon ataupun Peri Sihir yang berselimutkan kebaikan. Aku tak punya apa-apa untuk kuandalkan. Aku hanya memiliki satu kepala, dua tangan, dan dua kaki yang terangkum dalam satu tubuh. Seorang perempuan biasa yang juga bisa merasa sedih, bimbang dan haru. Seorang perempuan yang juga bisa merasa cemburu  ataupun patah hati.

Seorang biasa yang kadang menjelma menjadi perempuan keras kepala bahkan kadang menjadi mahkluk yang sangat menyebalkan.

Inilah aku dengan apa adanya diriku. Tak punya harta yang bisa kubanggakan apalagi kecantikan yang bisa kau sandingkan. Aku tak punya siapa – siapa kecuali Allah tempatku mengadu.

Maka, berilah aku waktu untuk sendiri. Waktu yang bisa kugunakan tuk intropeksi diri. Kasih aku waktu tuk rehat. Berilah aku ruang waktu untuk berpikir sejenak. Beri aku kesempatan untukku bernafas. Izinkan aku melonggarkan kepenatan otakku demi kebaikan kita.