Entah rasa apa yang kini menghinggapi hatiku. Aku mulai goyah, hatiku perlahan rapuh. Pendirianku kembali digoyahkan. Terombang ambing mencari kepastian. Kebinggungan, keresahan, ketakutan dan juga rasa bersalah.

Ada apa dengan diriku, kenapa aku kembali tak yakin pada pilihanku. Kenapa aku mulai meragukan pilihanku sendiri. Kenapa aku mulai tak percaya danย  tak yakin pada keputusan yang telah ku ambil sebelumnya.

Dia, kehadirannya selalu menggoyahkan pendirianku. Pesonanya masih tetap menarik sama seperti dulu. Usianya yang terus bertambah menjadikan dirinya semakin matang dan dewasa dan semakin membuatku tak bisa melupakannya. Dia terus mendekatiku, berusaha mencuri hatiku dan mencari celah tuk ditempatkan kembali di dalam hatiku. Tatapan matanya, suaranya dan usapan lembutnya selalu sukses menggoda pendirianku. Dan di saat berada di dekatnya masih dapat kurasakan suatu getaran yang pernah ku rasa sebelumnya ketika dulu bersamanya. Getaran-getaran itu tak juga hilang meski berulang kali kucoba tuk mengingkarinya.

Apakah aku kembali jatuh cinta padanya ? tidak, tidak mungkin. Aku tak boleh kembali lagi pada pelukannya karena kini aku sudah punya kekasih hati. Aku hanya simpati kepadanya atau mungkin ini hanya sekedar rasa kagum. Aku harus kuat dan tak boleh terpedaya oleh karismanya.

Ku pandangai wajah kekasihku di seberang sana dari sebuah layar web cam. Sebuah wajah yang tak berdosa. Wajah kekasihku yang sungguh tulus mencintaiku, sangat mengharapkan bahwa akulah yang kelak dinikahinyaย  dan yang selalu memimpikan hadirku di dekatnya.

Aku tak tega jika harus menyakitinya. Seorang lelaki yang memiliki kebaikan yang sangat. Aku tak ingin tawanya menjadi luka. Aku tak mau menoreh rasa kecewa di hatinya. Aku tak ingin memupuskan mimpinya bersamaku. Tak sepantasnya aku menyakitinya.

Maafkan aku jika hatiku kini goyah, tergoda akan karisma mantanku. Akan ku pupuk dan jaga selalu rasa cintaku untukmu.

Tuhan berikanlah petunjukmu, tunjukkan yang terbaik untukku agar ku tak salah memilih. Pilihan yang hanya sekali seumur hidup. Satu untuk selamanya.