Sebuah kejadian yang telah lama berlalu tapi terjadi setelah saya mengenal dia. Di saat saya menaruh 100% kepercayaan saya kepada dia. Seutuhnya memberikan seluruh hati dan pikiran saya hanya untuk dia. Entah setan apa yang telah menggodanya pada saat itu hingga dia tega menyakiti saya di belakang.

Telah lama saya menaruh curiga padanya, saya merasa ada yang tidak beres padanya. Ada sesuatu yang berubah meski dia menyangkal semua itu tapi sangat jelas bisa saya rasakan😦

Seandainya saat itu saya tidak pernah lancang memeriksa akun pribadinya mugkin kecurigaaan saya tidak akan pernah terbukti. Segala perbuatannya di belakang saya bongkar. Puas rasanya telah menangkap bukti perselingkuhannya. Saya hanya menyesali kenapa tidak dari awal saja saya membongkar kedoknya, mengapa keberanian itu baru ada sekarang. Bodohnya diriku:mrgreen:

Kini permasalahan ini telah selesai dan semua kembali berjalan baik. Permintaan maaf telah diucapkan dan permohonan maaf pun telah diterima. Semua telah saling bermaafan tapi ada satu yang masih menganjal di hati. Rasa sakit dari pengkhianatan itu masih membekas di hati meski saya telah memaafkannya. Luka itu membekas dan sulit untuk dihilangkan. Kesalahannya terus membayangi saya.

Bukannya saya tidak ikhlas memaafkannya tapi entahlah setiap kali teringat perbuatannya pasti membuat darah saya kembali mendidih👿

Pengalaman dikhianati pada masa lalu membuat saya trauma dan tidak mudah gampang percaya pada mulut manis lelaki. Saya yang dulu seorang gadis penurut dan diam saat pasangan saya ketahuan mengkhianati saya. Dulu pengkhianatan bagi saya adalah sebuah cambuk untuk membuat saya menjadi lebih baik lagi dan membuktikan keseriusan cinta saya.

Lama kelamaan saya mencapai titik jenuh. Saya jenuh menjadi gadis penurut pada pasangan, saya jenuh menjadi gadis yang baik, saya jenuh menjadi gadis pendiam dan saya jenuh terus dikhianati. Saya keluar dari keadaan ini dan melawan segala bentuk perselingkuhan hingga tercetus cita-cita di angan untuk menjadi orang ketiga😈