Arisan adalah kelompok orang yang mengumpul uangย secara teratur pada tiap-tiap periode tertentu. Setelah uang terkumpul, salah satu dari anggota kelompok akan keluar sebagai pemenang. Penentuan pemenang biasanya dilakukan dengan jalan pengundian, namun ada juga kelompok arisan yang menentukan pemenang dengan perjanjian.

Di Indonesia, dalam budaya arisan, setiap kali salah satu anggota memenangkan uang pada pengundian, pemenang tersebut memiliki kewajiban untuk menggelar pertemuan pada periode berikutnya arisan akan diadakan.

Arisan beroperasi di luar ekonomi formal sebagai sistem lain untuk menyimpan uang, namun kegiatan ini juga dimaksudkan untuk kegiatan pertemuan yang memiliki unsur “paksa” karena anggota diharuskan membayar dan datang setiap kali undian akan dilaksanakan.

sumber : wikipedia

Di kampung saya arisan itu namanya “julo-julo” dan menang arisan disebut dengan “narek”.

Terhitung bulan ini saya mulai mengikuti arisan setelah lama sekali tidak pernah ikutan. Terakhir kali sewaktu SMP kelas 1 kira-kira 15 tahun yang lalu. Ngak terasa sudah lama banget ya. Setelah beberapa pertimbangan akhirnya saya memutuskan untuk join grup arisan kembali.

Jika nanti saya dapat uang itu bisa saya tabung buat nambah beli segala macam keperluan saya. Mungkin bagi kebanyakan orang uang sebanyak yang saya peroleh nanti tak seberapa tapi bagi saya cukup banyak. Saya ini termasuk orang yang tidak suka berhutang, menurut saya arisan pun sama seperti hutang. Setiap bulannya saya punya kewajiban untuk membayar. Apalagi arisan ini bukanlah sebentar tetapi cukup lama. Bayangkan aja arisan ini akan berlangsung selama 18 bulan a.k.a 1 1/2 tahun cuy…. dan yang mengikuti ada sebanyak 18 orang (cuapek deh…. ) :mrgreen:

Ini adalah pembelajaran buat saya untuk kembali giat menabung karena sudah 2 tahun ini setiap kali saya gajian pasti uang yang diperoleh tidak pernah saya tabung lagi di bank hingga akhirnya tabungan saya mencapai Rp. 0. Setiap bulannya hanya dipotong biaya-biaya tetapi depositnya tidak pernah bertambah. Duh saya jadi malu sama diri sendiri padahal dulu sudah janji buat nabung tapi janjinya hanya bertahan selama 6 bulan. Godaan belanja di mall lebih menggiurkan ๐Ÿ˜†

Teringat sejak kecil saya sudah diajarkan ibu menabung dengan menggunakan celengan berbentuk ayam yang terbuat dari tanah liat. Waktu itu celengan saya selalu penuh dan ketika menjelang lebaran uang hasil menabung dibelikan baju baru. Jaman dulu kan harga-harga tidak seperti sekarang. Semua terasa lebih murah dibandingkan sekarang.

Ketika kecil saya bersama saudara-saudara dan paman pernah bikin arisan. Waktu itu kami semua masih duduk di bangku SD. Seminggu sekali akan ada yang menang. Sayangnya arisan kami terkadang tidak sukses karena ada yang susah banget buat bayar arisan dan bayarnya pun selalu ngaret.

Arisan terakhir saya di SMP bersama teman-teman sekelas pun gagal. Pada awalnya sih selalu berhasil dan ketika kenaikan kelas kami berpisah sudah tidak sekelas lagi. Di situlah masalah baru dimulai karena terpisah kelas membuat kami malas malasan bayar arisan padahal saya ingat sekali waktu itu jatah saya yang akan menang.

Jadi ceritanya pas pemberian uang ada beberapa anggota arisan yang tidak hadir, sang koordinator sudah ingin memberikan uang itu tapi uang yang akan diberikan masih kurang karena ada seorang anggota yang tidak hadir. Si koordinator memberikan uang itu kepada saya dan sisa kurangnya saya sendiri yang minta kepada teman saya itu tapi sayanya ngak mau. Saya malas banget kalo disuruh tagih uang daripada saya yang tagih lebih baik saya batalkan dulu sampai uang yang akan saya terima cukup dan semua teman hadir menyaksikan bahwa saya sah menang. Eh ngak tahunya uang arisan ini tak pernah sampai di tangan saya hingga lulus SMP dan saya pun tidak pernah menagih janji. Rasa sungkanlah yang membuat saya enggan menagihnya ๐Ÿ˜ณ

Waktu itu sekali menang uang yang diperoleh sebesar Rp. 15.000 dan saya ambil 3 nomor biar bisa 3 kali menang. 2 kali menang lancar dan yang ketiganya gatol alias gagal total.

Salah satu kenang-kenangan hasil dari arisan ini saya belikan sebuah boneka beruang dan sampai sekarang boneka itu masih saya simpan di kamar. Walaupun sudah usang tapi sayang untuk dibuang. Biarlah menjadi teman tidur ๐Ÿ˜€

Hari ini dengan rasa optimis mohon dukungannya semoga saya bisa lancar ikutan arisan kali ini dan sabar menanti saatnya menang tiba.