Beberapa hari ini pingin sekali update blog, bikin tulisan baru apalagi sudah ada teman yang bertanya kapan blog ini update lagi. Kenapa belum ada tulisan baru. Saya sih sempat ngak enak hati pada beberapa teman. Pasti mereka langsung pergi setelah melihat belum ada sajian baru di blog ini.

Sorry ya… bukannya saya ngak mau tapi gimana ya, ide untuk menulis itu sudah ada, tema sudah didapatkan tapi entah mengapa otak ini tiba-tiba diare kata-kata. Saya kebingungan untuk menulis. Harus dari huruf mana saya harus memulai. Jari-jari sudah tak sabar menari tetapi otak masih saja enggan untuk bekerjasama. Ough…. saya merasa terjebak dalam ketidakberdayaan ini.

Untuk mencairkan kebuntuan ini, maka saya coba blogwalking ke blog teman-teman. Memancing otak ini sambil berharap ia kembali tergerak untuk kembali menulis. Berkunjung dari yang sering mampir kemari sampai blog yang sudah lama sekali tak pernah saya kunjungi dan tak lupa meninggalkan jejak. Memberikan komentar pada tulisan yang telah disajikan.

Pas lagi semangatnya kasih comment tahu-tahu ada saja yang usil. Comment saya seringkali disembunyiin aki ismet (akismet). Comment pertama ngak muncul kemudian saya coba lagi mungkin yang kedua ini commentnya bisa muncul di halaman tapi lagi-lagi tak ada perubahan. Comment saya tetap disembunyikan sama aki ismet.

Duh ki…. apa sih salah dan dosa saya sampai-sampai comment saya disembunyikan. Perasaan saya tidak melakukan kesalahan apa-apa tapi kenapa sepertinya aki sensi banget sama saya. Seingat saya comment yang saya berikan tidak pernah macam-macam apalagi yang berbau sara.

Dengan sangat tepaksa saya meninggalkan halaman blog tersebut dengan penuh tanda tanya dan kemudian melanjutkan BW ke blog yang lainnya.

Wah, di halaman baru ini saya menemukan artikel yang bagus banget dan rasanya sayang jika tidak meninggalkan jejak di sini. Pikiran saya tak sabar mamberikan komentarnya. Dengan lancarnya jari-jari mengetik huruf demi huruf di atas keyboard setelah itu klik post comment tapi beberapa detik kemudian saya menemukan huruf verification code yang harus diketik agar comment saya bisa nampil. Di sini saya kembali merasa binggung. Dimana saya harus mengetik huruf verification code nya sedangkan kotak yang seharusnya untuk mengetik kode itu tidak tersedia.

Bolak balik saya mencari. Melihat ke atas ke bawah ke kiri dan ke kanan. Hasilnya nihil, saya tidak menemukan kotak itu. Dimana saya harus mengisinya. Akhirnya dengan rasa kecewa saya tidak bisa meninggalkan jejak saya di halaman tersebut hanya bisa sebagai pembaca pasif  😦 Hanya membaca tanpa bisa memberikan komentar apa-apa alias no comment.

Lagi dan lagi saya harus meninggalkan blog tersebut dengan penuh tanda tanya sambil berpikir apa yang salah kenapa kok bisa begitu. Sayang sekali blog itu. Artikel bagus tapi sepi komentar.

Kejadian ini seringkali saya alami, saya hanya bisa membaca dan berkomentar sendiri tanpa ada yang mendengarkan saya 😦 Jika status comment saya “sedang menunggu moderasi” berarti comment saya sudah masuk hanya saja saya harus bersabar menunggu moderasi dari yang empunya tapi kalo kejadiannya seperti dua contoh diatas, saya harus gimana 😕

Kepada teman-teman yang sudah mampir kemari saya ucapkan terima kasih. Setiap ada yang berkunjung ke sini saya pasti berkunjung balik ke blog kalian tapi sayangnya entah apa yang salah saya selalu menghadapi dua permasalahan tadi. Kalo comment saya tidak disembunyiin sama aki ismet pasti tidak menemukan kotak verification code. Maaf ya bukannya saya sombong, harap dimengerti.

Apakah teman-teman juga pernah mengalami permasalahan yang sama seperti  saya, yuk sharing 😀