Dua minggu yang lalu tepatnya tanggal 7 Maret 2010 Boneka Panda saya menerima sebuah e-mail dari seseorang yang tidak pernah dia kenal sebelumnya bahkan berbicara melalui Ym atau media jaringan sosial pun tidak pernah. Tiba-tiba orang ini mengirimkannya sebuah e-mail. Entah dari mana orang ini mendapat alamat e-mailnya. Isi e-mail tersebut seperti ini (saya copas saja dari inbox nya)

Subjek : Perhatian Mendesak, Perlu Anda Asisten.

Minggu, 7 Maret, 2010 04:12

Dari:

“Maria M Maria” <m.m….7..@yahoo.com>

Kepada:

……..@yahoo.com

Dear Friend,
Nama saya Mrs Maria Susanto 39yrs saya berasal dari Indonesia, dan menikah dengan Mr Joeseph Marc, berasal dari Benin Republicc. dan saya mempunyai dua orang anak dari pernikahan kami dan kami tinggal di Kerajaan Inggris (London), Tapi suatu musibah datang kepada keluarga saya dan saya kehilangan suami dan ke dua anak-anak saya yang sangat saya cintai dalam sebuah kecelakaan yang sangat fatal occoured pada 5th November 2004. Setelah mengalami kecelakaan itu bahwa suami saya dan ke dua anak-anak saya, Dalam masalah karena itu saya harus memperjuang kan hak asasi saya dan suami saya, yang seharus nya saya miliki dan itu juga saya mempunyai keluarga di indonesia tetapi keluarga saya tidak mengetahui bahwa saya sudah menikah dengan seseorang laki-laki hitam (pria Afrika) karena inilah mengapa saya tidak ingin menghubungi mereka/keluarga saya untuk masalah ini ,dan sekarang kakak, adik suami saya, dan hubungan lain dengan suami saya mereka mencoba untuk mengklaim segala sesuatu yang menjadi milik suami saya.Dari itu pula saya menulis surat ini kepada Anda untuk meminta kerjasama/menolong saya dalam memperjuang kan hak asasi saya dan suami saya dan saya sangat berharap besar untuk menemukan orang menolong saya dan juga dapat dipercaya, yang akan membantu saya untuk menerima jumlah uang dan proparty yang diamankan dan tetap dalam perusahaan keamanan di sini. karena jika keluarga suami saya telah melihat bahwa saya mengambil apa pun dari mereka akan mengklaim semua dan tinggalkan saya handless.

ini adalah legal dan saya telah membuat perjanjian dan kesepakataan dengan perusahaan jasa keamanan, yang akan melakukan relokasi alamat dana kepada Anda, dengan sopan diplomasi, sebagai bagasi diplomatik untuk menghindari serangan dan gangguan apapun. Saya akan senang sekali jika Anda dapat berdiri dan menerima uang ini di negara kita sendiri Indonesia atas nama saya dan keluarga saya sangat berterima kasih sekali, setelah itu saya akan arrenge untuk saya kembali ke indonesia setelah semua urusan dengan keluarga suami saya selesai. Apa pun cara yang Anda lakukan untuk menolong dan membantu saya sangat saya hargai dengan hormat. Semoga tuhan memberkati Anda selalu dalam lindungan nya.

Jika anda tertarik dan dapat menangani usul yang saya alami ini, Anda sebaiknya jangan ragu dan sungkan untuk kembali menghubungi saya, dan saya menawarkan anda beberapa% dari semua jumlah total.

Saya selalu menunggu untuk tanggapan positif Anda, mendesak.Silakan anda hubungi saya langsung ke pribadi E-mail saya ( m…m…70@yahoo.com )

Salam,
Mrs M…. S…….

Awalnya pas membaca isi e-mail ini, hati kami tersentuh untuk menolong orang ini, kemudian Si Panda membalas dan memberikan nomor telponnya agar orang ini bisa menghubunginya. Seminggu kemudian Si Panda kembali mendapat e-mail balasan dari orang ini, isinya seperti berikut (lagi-lagi saya copas saja biar ngak ngerepotin dan juga bikin ribet) 😆

Subjek : TERIMA KASIH ATAS TANGGAPAN ANDA

Senin, 15 Maret, 2010 05:14

Dari:

“Maria Maria” <m….m….70@yahoo.com>

Kepada:

………..@yahoo.com

Dear Friend,

Terima kasih atas tanggapan Anda mendesak. Yang paling penting sekarang adalah untuk memastikan bahwa dana pindah ke negara kita. Seperti yang saya katakan sebelumnya, dana yang disimpan di lemari besi (box) keamanan sebagai barang-barang berharga milik suami saya, mereka tidak mengetahui isi yang sebenarnya, maka jika mereka harus mengetahui nya, itu pasti akan mempengaruhi operator saya, dan juga banyak pertanyaan yang akan timbul terhadap saya tentang bagaimana terjadi jumlah besar.

Saya berencana untuk kembali ke negara saya Indonesia untuk berbagi dan investasi uang saya, begitu dana sampai ke Anda. saya sangat mengakui semua kepercayaan kepada Anda dengan dana ini, saya juga sangat yakin bahwa Anda tidak akan pernah mengecewakan saya.

Langkah pertama sekarang adalah bahwa saya harus melakukan perubahan kepemilikan kiriman atas nama anda, setelah itu saya akan menginstruksikan kubah keamanan untuk mentransfer konsinyasi kepada Anda.

Untuk memungkinkan saya mempermudah mempersiapkan perubahan kepemilikan kiriman atas nama Anda sebelum pengiriman datang , Anda harus mengaju data anda di bawah ini sebagai berikut,
1.NAMA LENGKAP ……………
2.SCAN PHOTO COPY IDENTITAS ANDA …………
3.NO TELEPON YANG BISA DI HUBUNGI………….
4.PEKERJAAN/POSITION……………………………….

Untuk saat ini, kita akan berkomunikasi melalui e-mail untuk sekarang.

Salam,
M…. S……

Disini ketika saya menerima e-mail kedua ini ngak tahu kenapa hati saya tiba-tiba merasa ragu dan bertanya-tanya tentang kesungguhan orang ini. Apa benar ia sedang membutuhkan bantuan 😕 Kalo benar iya kenapa si Panda harus mengisi semacam formulir data dirinya lengkap dengan scan foto copy identitas, pekerjaan dan jabatannya sekarang. Kedua e-mail yang ia terima dan yang si perempuan ini berikan selalu berubah ubah.

Saya merasa ada yang janggal, curiga saja apa benar orang ini benar-benar sedang kesusahan atau ada niat lain. Sebelumnya om saya pun pernah juga menerima e-mail yang juga mirip seperti ini dengan nama dan permasalahan yang sedikit berbeda. Dia pun juga meminta tolong kepada om saya agar bersedia membantunya. Kurang lebih ya… mirip beginilah kasusnya. Awalnya om saya bersedia membantunya dan setelah beberapa kali berkirim e-mail, tiba-tiba dia juga merasa ada yang janggal dan tidak beres pada orang tersebut 😕

Persamaan yang saya temukan adalah:

1. Sang pengirim juga perempuan

2. Pada umumnya ia mengincar / mengirimkan e-mail ini kepada lelaki

3. Kasusnya juga sebagian besar sama, yaitu sama-sama ditinggal     suaminya karena meninggal, sudah memiliki anak dan menginginkan harta warisan / pembagian haknya  agar ia bisa kembali pulang ke Indonesia.

4. Tertindas oleh pihak keluarga suaminya

Bukannya saya tidak punya hati nurani dan kemanusiaan tetapi ya itu tadi yang saya katakan bahwa saya merasa curiga, ada yang janggal dan takutnya kami tertipu. Kalau kita sungguh-sungguh ingin menolong kenapa pula kita harus menyertakan scan identitas, jabatan beserta pekerjaan kita plus nama lengkap segala. Apalah arti sebuah jabatan, apakah Allah memilih-milih pahala antara orang yang berada dan tidak???? tentu saja tidak bukan….???? semuanya dipandang sama oleh Nya. Jika ingin menolong ya menolong saja ngak usah pakai syarat segala. Menolong itu harus tulus dari hati. Emangnya kalo saya tidak punya pekerjaan dan jabatan, apakah saya dilarang untuk menolong sesama. Jangan-jangan ntar saya malah diminta untuk mencamtunkan nomor rekening tabungan beserta kode pinnya :mrgreen:

Toh dalamnya lautan bisa diukur tetapi dalamnya hati manusia tidak ada yang tahu. Saya juga tidak tahu niat orang ini mengirimkan e-mail ini apakah baik dan bukan pula saya berprasangka buruk kepada orang lain. Hanya waspada saja pada orang yang tidak pernah saya kenal sebelumnya. Jika benar ia sedang kesusahan mari kita bantu. Iya toh…..????

Bagaimana dengan teman-teman apakah pernah juga menerima e-mail seperti ini??? Mari kita sharing, berbagi cerita apa yang sebaiknya saya lakukan. Apakah saya masukkan saja ke dalam spam atau ignore saja atau malah  saya tanggapi ????