I'm Not Okay Now
I’m Not Okay Now

Saya pernah denger katanya penyakit itu datangnya malam hari pada saat manusia sedang tidur. Ketika kita sedang terlelap dalam dunia mimpi maka si kuman penyakit datang menghampiri tubuh kita. Apa benar begitu???

Seperti semalam sebelum tidur saya merasa badan saya ok ok saja, capek sih iya tapi tetap masih sanggup melakukan aktifitas yang lain. Masih bisa pergi ke sana sini, naik turun tangga, mencuci, menyetrika baju bahkan masih sanggup pergi belanja sendirian ke swalayan di bawah terik sinar matahari.

Tetapi pagi ini malah sebaliknya. Duh… ada apa dengan tubuh saya hari ini, bangun pagi pagi dengan kondisi tenggorokan sakit, hidung mampet, kepala pusing terasa berat banget, persendian terasa sakit seolah olah mau patah remuk semua, badan panas. Lebih tepatnya saya sedang demam malarindu :mrgreen: Mau di bawa bermalas-malasan tapi ngak mungkin. Banyak kerjaan yang telah menanti saya. Mau ambil ijin apalagi ngak mungkin pasti yang lain akan protes. Karyawan yang paling sering ambil ijin ya saya. Diantara karyawan lain emang saya yang lebih sering ijin sakit.

Tapi hari ini kenapa di saat kerjaan banyak menumpuk dan urusan banyak yang belum diselesaikan tapi kondisi badan malah kurang fit begini. Apakah kemarin-kemarin saya terlalu memaksakan tubuh ini untuk beraktifitas dan kurang memperhatikan haknya. Sehingga hari ini ia protes dan memaksa saya untuk mengurangi kesibukannya. Saya akui beberapa hari ini saya memang memaksanya untuk menuruti kemauan saya. Tak peduli seberapa letihnya ia.

Maaf ya sayang, saya memang telah bersikap egois kepada kamu dan tidak mempedulikan hakmu. Saya tahu kamu punya batas kesabaran dan hari ini kesabaran itu berada pada batas limit minimum. Kamu tidak kuat mengikuti jejak kaki saya. Hari ini kamu meminta saya untuk istirahat sejenak di rumah tapi maaf sayang kamu kan tahu saya belum bisa nyantai lenyeh-lenyeh di atas kasur dan berdiam diri di rumah.

Saya janji untuk memperhatikan kamu tapi saya minta hari ini berilah saya waktu untuk menyelesaikan pekerjaan saya dulu baru saya bisa memperhatikan hakmu, menuruti kemauanmu istirahat di kamar hanya ditemani tubuh saya sendiri. Jangan menyerah dan berilah saya sedikit lagi tenaga agar saya bisa menyelesaikan aktifitas hari ini dengan baik.

Kalo seperti ini saya butuh tukang pijet ngak pake plus untuk meluruskan otot persendian tubuh saya dan memijat kepala ini  tapi sayang dia sedang tidak ada di sini :mrgreen: