Sudah lebih dari 1 minggu blog ku ini ngak di update, ngak ada tulisan baru. maklumlah Yuli lagi pengen bermalas malasan apalagi beberapa hari kemarin sempat sakit. ya udah pikiran tuk sementara konsentrasi ke kesahatan dulu. Heran aja tiap bulan sakit mulu dah bosen rasanya minum obat lagi obat lagi. ugh….. pengen muntah rasanya. ngak diminum tapi badan dah ngak tahan lagi nahan sakit. terpaksa deh demi kesehatan harus ditelan juga walaupun mulut terasa pahit, ngak nafsu makan apalagi nelan obat obatan itu.

Jika sakit dah melanda gini pasti hati mendadak menjadi mellow, maunya serba diperhatikan, pengen manja manjaan terutama sama “Yang Tersayang” tapi ngak mungkin mengingat Abang ngak ada di sini karna kisah cinta kami diwarnai oleh jarak 2 pulau yang berbeda. mau ngak mau aku harus kuat, tegar melawan sakit ini sendiri.

Seperti malam itu, jam telah menunjukkan pukul 00:00 dan kedua mata ini belum bisa terpejam. rasa sakit ini membuatku tetap terjaga, merintih rintih menahan sakit sambil memegang perut dan tanpa kusadari anak sungai kecil telah mengalir di pipi ku. heran kenapa tiba tiba Yuli jadi begini, biasanya tegar ngak cengeng sama penyakit. Beberapa menit kemudian terdengar lagu “malaikat juga tahu” dari hp ku. ada seseorang yang menelponku. oh…. ternyata abang. Sambil menangis menahan sakit kucoba untuk menjaga intonasi suara agar tidak ketahuan olehnya karna aku ngak mau membuatnya risau tetapi aku ngak bisa. Abang mengetahui suaraku beda malam itu berubah rada sedikit cempreng. ia hanya bisa mendengar tangisanku dan membujukku dari sana. huhh…. dasar cengeng

Keesokan malamnya lagi lagi aku tidak bisa tidur, perut ini masih bermasalah. oh Tuhan…. sampai kapan aku begini, kapan penyakit ini pergi dari tubuhku. Mungkin kemarin kemarin aku kurang memperhatikan kesehatan dan asal makan tapi kali ini Yuli janji tuk lebih menjaga kesehatan lagi. ampun deh ini rasanya sakit banget. entah apa yang sedang terjadi di dalamnya.

Tiba tiba Abang menelpon dan menanyakan kabarku apakah sudah tidur atau belum. gimana bisa tidur kalo penghuni kampung tengah sedang bergejolak begini, mereka masih perang. duh……udahan dong kita damai yah, masa sampe jam segini masih gontok gontokan. peace ya kita damai.Tetapi kenapa tiba tiba ku denger suara abang terdengar sedang merintih juga, ada apa di sana. apa yang terjadi. Seseorang yang selalu ceria dan manja tiba tiba berubah.

Ternyata abang juga sedang sakit, sama seperti diriku ia tak bisa tidur. katanya badannya terasa sakit semua, kepalanya pusing dan diantara dada dan perutnya terasa sakit banget :mrgreen: kali ini aku tak bisa berbuat apa apa, abang sendirian di kamarnya dan tak ada seseorang yang menemaninya. aku hanya bisa mendengar rintihannya yang mencoba tegar menahan sakit itu. tanpa kusadari air mata telah mengalir dari kedua sudut mataku. aku sedih karna aku tak bisa berbuat apa apa dan tak tega melihat abang sakit. entahlah apakah ia menyadari suaraku di sini berubah kembali cempreng atau tidak tapi ku coba sekuatnya tuk menahan karna aku tak ingin ia ikutan sedih.

Seandainya ada pintu ajaibnya Doraemon, aku pasti meminta doraemon untuk membukakan pintu itu untuk ku menuju kamar abang, aku ingin bisa menjaga dan merawat abang di sana. aku ngak tega ia sendirian tapi apa daya aku hanya bisa berdoa dan menyemangatinya untuk bersabar dan tak lupa mengingatkannya untuk selalu membaca shalawat nabi. walaupun aku ngak bisa liat abang tapi aku bisa merasakannya.

Malam itu kami berdua sama sama sakit dan sama sama saling menyemangati. hmmmmm…. (sambil menarik napas dalam dalam) aku bahagia memilikimu sayang, cepet sembuh ya…. Chay selalu mendoakan Abang semoga selalu diberikan kesehatan yang baik dan dilindungi Allah dari orang orang yang berniat buruk kepadamu.

dan buat seseorang yang sirik di sana, jangan ganggu abang lagi, apa ngak cukup kamu udah ngerjain abang. jadilah manusia gentle bukan kayak gini caranya. huhhhh….. dasar pengecut beraninya main belakang. semoga allah membuka pintu hatimu dan memaafkan dosa dosa mu

Iklan