Cinta adalah penakluk abadi

memilikinya bukanlah apa apa

tetapi,

menjaganya agar jangan sampai ternodai

bagiku itu yang terpenting

Cinta memang tidak bisa ditebak terkadang bersikap seenaknya aja. Datang tak diundang, pergi tak diantar. Cinta tiba tiba datang begitu aja. Awalnya berteman bisa jadi cinta, yang tadinya benci bisa jadi suka, Awalnya tidak saling kenal bisa jadi sayang. Ia mampu menaklukkan hati sekeras batu menjadi selembut kapas.

Tetapi apalah artinya cinta bila ia tak bisa dijaga dan dirawat, dipupuk dengan kasih sayang dan pengetian. Jangan sampai cinta suci harus ternodai oleh pengkhianatan. Sia sia rasanya bila cinta yang didapatkan dengan susah payah dan dibangun bertahun tahun harus ternodai oleh pengkhianatan. Janganlah kau sakiti hati yang begitu mencintaimu.

Seiring berjalannya waktu terbukti bahwa lebih sulit menjaga cinta daripada mendapatkannya walaupun terkadang ia harus menghadapi ujian yang tak mudah. Disinilah kedewasaan seseorang turut diuji. Apakah ia mampu mempertahankannya atau melepaskan begitu saja. Akan tetapi ada satu cinta yang lebih kekal dan abadi yaitu cinta kepada Allah swt. Jangan sampai cinta kepada NYa pun kau nodai.  

(Penggalan puisi di atas kudapat dari buku diary sahabatku kira kira 8 tahun yang lalu. Puisi ini ditulis oleh mantan pacarnya. Ada banyak puisi yang ia tulis tetapi hanya satu ini yang menurutku simple dan berkesan)