Apalah arti bilangan jarak yang membentang di antara kita, ribuan kilometer terpisahkan. Bilangan hari tanpa kau di sisi, waktu yang kosong tanpa kau di sini. Bentangan jarak yang memisahkan ragaku dan juga ragamu, memisahkan sentuhan, pelukan bahkan senyummu tak jelas kulihat. Bilangan jarak memisahkan kita jauh, memaksa kita tak leluasa berjumpa. Antara kau dan aku ada jarak tempuh yang memaksa kita untuk menjalani kisah cinta jarak jauh, menyelusup menghalangi mata memandang.

Jarak hanya sederet bilangan angka, terasa jauh memang tapi apalah artinya angka-angka itu bila dibandingkan sayangku padamu yang tak terhitung oleh bentangan angka itu. Dapatkah kau menghitung berapa dalam cintaku, seberapa besar rasa sayangku, seberapa berat hatiku menahan rindu akan hadirmu bahkan seberapa tinggikah harapku akan hubungan kita. Tak terhitung, tak mampu ku menghitungnya. Hanya keikhlasan yang ku berikan. Aku ikhlas mencintaimu meski terkadang sakit menahan rindu, ikhlas menunggumu menghubungiku di saat kau sibuk dengan pekerjaanmu meski terkadang serasa diabaikan.

Entah kau tau atau tidak bahwasanya aku memikirkanmu di siang dan malamku, menangis menahan rindu. Aku rindu dengan kebiasaan yang biasa kita lakukan, aku kangen di saat kita berkeliling kota tanpa tujuan hanya untuk menghabiskan waktu bersama. Aku kangen makan bakso bersama, aku kangen minum cappuccino cincau kesukaanmu, aku kangen semua tentang kamu. Aku merindukan kau pulang.

Aku tau kau jauh untuk mengejar masa depanmu, pekerjaan impianmu. Bukankah hidup hanya satu kali ? Kejarlah mimpimu karena aku tak ingin engkau menyesal seumur hidupmu.

Ku tutup telingaku ketika orang lain berkomentar miring tentang hubungan jarak jauh kita. Aku acuhkan godaan akan sosok baru yang lebih dekat. Tak bosan ku menyanyangimu. Tak henti setiaku untukmu. Ini hanya ujian yang harus kita lalui, luluskah kita melewatinya hingga Allah mengijinkan kita untuk bersama.

Kepada jarak aku menitipkan hatiku untuk kau bawa pulang kembali, aku menitipkan kepercayaanku untuk kau jaga baik-baik. Kita memang terpisah pandang tapi hati kita takkan terpisahkan. Kau memang jauh namun selalu dekat di hati, bersama kita bunuh jarak ini karena mimpi kita jauh lebih besar dibandingkan jarak. Tak terhitung jika dibandingkan hitungan jarak.  Untuk sementara waktu kita berjauhan demi komitmen yang telah diucapkan. Doa-doa ku panjatkan semoga kepercayaan selalu dijaga. Inilah nilai yang harus aku bayar kepada jarak yang membentang.

A thousand miles can’t keep me away from you

About these ads