Kamu percaya bahwa Jodoh seperti magnet? Sehebat apapun kalian berusaha mendekat, jika dia bukan untukmu, maka nanti selalu akan ada kekuatan lain yang memaksamu untuk selalu berjauhan? Dan kalau dia memang untukmu, secanggih apapun usaha kalian untuk menjauh dan melakukan apapun caranya untuk menghilangkannya dalam hidup kalian, tapi ada sebuah kekuatan yang terus mendorong kalian agar terus berdekatan?
(Lala Purwono)
Semua orang pasti udah tau bahwa jodoh, rezeki dan kematian adalah takdir yang sudah ditentukan oleh Allah dan hanya Dia yang tau ketiga hal ini dan kita hanya bisa berserah diri, ikhtiar dan menjalaninya dengan sebaik-baiknya. Mengenai jodoh, jujur saja saya udah menjalani dengan mantan-mantan saya dulu dengan niat hubungan itu berlanjut hingga ke pernikahan tapi apa mau dikata sampai hari ini saya masih menyandang status lajang.
Dengan Si A awalnya saya tak pernah berharap bisa menjadi kekasihnya dan tak pernah menyangka jika rasa yang saya pendam mendapat balasan darinya. 7 tahun lebih menjalin hubungan berharap dialah pelabuhan terakhir saya meski kami sering putus nyambung tapi tak dapat saya pungkiri saya tak dapat jauh dari bayangannya dan berdoa kepada Allah “inikah jodoh” bahkan saya sempat berkhayal dipersunting olehnya dan di hari raya Idul Fitri pulang ke kampung halamannya dengan membawa kebanggaan bisa memenangkan hatinya dari banyaknya godaan wanita-wanita di sekelilingnya.
Mimpi tinggallah mimpi, setahun yang lalu kami putus ternyata hubungan yang lama terjalin tidak menjadi jaminan akan berujung bahagia. Ada saja prahara yang melanda hati saya dan mungkin inilah petunjuk dari Nya bahwa kami gak berjodoh.
Ketika menjalin hubungan dengan si B meski gak terlalu lama tetapi kami sempat merencanakan pernikahan bahkan ia telah bertemu dengan keluarga saya tapi sayang hubungan kami terhambat oleh restu kedua orang tua. Meski berulang kali kami merencanakan pernikahan tetapi selalu saja ada hal yang membuatnya gagal. Apa mau dikata Allah berkehendak bahwa kami tak jodoh.
Sekarang saya sedang jatuh cinta kepada seseorang yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Seorang teman lama yang diam-diam telah mencuri hati saya dan membawanya pergi jauh hingga saya harus dirundung rindu setiap hari. Menahan rasa rindu yang terkadang rasa ini sangat menyiksa dan sesak di dada. Teman lama yang dulu di mata saya biasa saja tapi entah mengapa kini tampak lain. Inikah cinta atau hanya rasa sesaat ?
Hey kamu yang jauh di sana, kamu harus bertanggung jawab. Magnet apa yang telah kau tancapkan di hatiku hingga aku bisa menyanyangimu seperti ini, menanggung rindu di setiap waktu. Lekaslah pulang
***
Entah kepada siapa jodohku nanti, let it flow ajalah. Biarkan mengalir dan berjalan apa adanya. Allah memiliki skenario terbaik untukku.
25 Januari 2013 at 20:35
Benar, yakin saja bahwa jodoh itu adalah urusan Allah. Bila jodoh itu tidak datang jua yakinlah bahwa Allah memiliki rencana paling baik bagi kita
26 Januari 2013 at 09:51
Hai, Mbak…..
Benar sekali jodoh itu seperti magnet, saya juga merasakannya….meski ya, jujur saya dulu memang sedikit sering ganti-ganti pacar tapi karena alasan tidak cocok maka saya tidak pernah meneruskannya,…hanya saja ada satu hubungan lama terjalin namun kami gagal menikah karena perbedaan keyakinan, lalu muncul orang kedua dengan masalah yang sama, muncul lagi yang lain dia cinta saya setengah mati tapi saya-nya gak mau karena saya dulu berpikir bahwasannya saya harus memiliki cinta yang sama besar kalau harus menikah.
Namun, saat kegagalan demi kegagalan melanda munculah seorang kenalan yang tiba-tiba saja terlintas “jangan-jangan dia jodoh saya” sebuah bisikan hati, tapi segera saya tepis karena saya tidak suka dia, saya menolaknya karena dia bukan type saya banget, tapi setelah setahun berlalu akhirnya Maret ini kami memutuskan untuk menikah. Kakak saya bilang ” saya tak perlu sangat mencintainya untuk menikah, cukup buka hati saya untuk dia dan rasa nyamab itu akan muncul dengan sendirinya” Kami memutuskan menikah tabpa pacaran
Waduh…saya jadi cerita di sini ya…he he he
26 Januari 2013 at 16:08
Yup.. Kl udah jodoh, rasanya jalan lancar banget. Walau tetap ada hambatan di sepanjang jalan tapi beda sama sebelumnya… Selalu ada celah untuk dilewati… *curhat* hihihi
28 Januari 2013 at 18:20
ya asam di gunung garam di laut bertemu di kuah asam. kalau dah jodoh nanti ketemu jua pada ijab qobul.
28 Januari 2013 at 19:25
Tak ada seorangpun yang tahu dengan siapa kita berjodoh, orang yang kita sangka sebagai jodoh kita ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan, pacaran bertahun-tahun tidak akan menjadin seseorang berjodoh apabiloa Allah tidak menghendaki.
Hanya Allah yang tahu, tetap berdoa dan bersabar Insya Allah, Allah akan memberikan yg terbaik untuk kita
29 Januari 2013 at 00:08
iya itu emang bener ya kayaknya. setengah mati usaha ama yang dimau kalo gak jodoh adaaaaaaaaaaaaaa aja yang ngalangin. semoga kita berjodoh dengna yang kita mau ya *jadi curhathahaha *
29 Januari 2013 at 11:47
itu lah jodoh tidak ada yang bisa menebak dengan siapa pada nantinya. dan kata-kata ini juga mewakili isi hati saya saat ini: Hey kamu yang jauh di sana, kamu harus bertanggung jawab. Magnet apa yang telah kau tancapkan di hatiku hingga aku bisa menyanyangimu seperti ini, menanggung rindu di setiap waktu. Lekaslah pulang.
29 Januari 2013 at 12:13
Saya percaya, jodoh setiap orang sudah ditetapkan olehNya. Sekarang tugas kita adalah menemukannya.
29 Januari 2013 at 12:54
Yep, if it’s meant to be, then it’s meant to be.
Tapi kembali lagi, semua hal yang berharga itu worth fighting for. So when you feel it’s right, then it probably is right. =)
29 Januari 2013 at 15:45
jodoh ga kemanamana yang penting kita selalu membuka hati.. emang jalannya ada yang mulus ada yang berliku.. semoga dilancarkan ya..
29 Januari 2013 at 17:57
hihi.. suka banget sama yang ini ^^„
29 Januari 2013 at 21:43
Saya mendoakan hal baik akan datang pada diri Mbak di masa depan yang dekat. Yang jelas, kita tetap harus ingat untuk ikhtiar, pasrah, dan ikhlas.. :’)
29 Januari 2013 at 23:29
Tinggal berdoa aja, moga dipilihkan jodoh yang bener ama yang di atas
30 Januari 2013 at 12:05
keajaiban jodoh… salam kenal ya
31 Januari 2013 at 20:30
Katanya saat jodoh itu sudah dekat, kita bisa merasakannya…..
1 Februari 2013 at 05:58
Jodoh memang misterius… Tp terus berusaha mencari, semoga segera dipertemukan dgn jodoh amiiiinnnnn
2 Februari 2013 at 13:16
semoga kali ini “magnet alami” bukan hanya “magnet listrik” yg bisa hilang atau bahkan berubah kutub
may you 2 be united as soon as posible.
4 Februari 2013 at 04:24
tetap ikhtiar, berdoa, istiqomah, dan koreksi diri, insya Allah, Allah akan memberi petunjuk tentang jodoh Anda. cemungut ya…,^_^v
4 Februari 2013 at 06:11
ehm…bolehkah saya mengutarakan pendapat yang ‘agak’ berbeda mba?
jadi menurut saya yang namanya aral melintang. jodoh harus tetap diusahakan oleh kita sendiri. walau banyak hambatan dan cobaan itu adalah ujian yang sedang mengetes dan menguji kesungguhan kita.meskipun hambatan itu datangnya dari orang tua kita sendiri.
dulu saya jg begitu..saya dan calon suami banyak sekali perbedaan dalam cara berpikir maupun visi misi kedepan.ortu saya g setuju dan menolak mentah2 lamaranx dia sampe saya dsuruh putus aj. pun demikian dengan keluarganya.tp saya ttp kekeuh dan mempertahankan dia. akhirnya kami pun bisa menikah.
banyak jg dari cerita teman2 yg tdk drestui atau susah mendapat restu ortu saat mw menikah tp karena bisa meyakinkan dgn ortu bahwa orang inilah yg bisa mendampingi qt akhirnya ya luluh jg orangtua
saya acungkan jempol dan salut bagi pasangan yang bisa berhasil mendapatkan restu ortu meski pada awalnya ditentang mati-matian. saya sendiri gak mampu melakukannya karena saya tak berani menentang apalagi ketika hati saya tak yakin dengan si calon. lebih baik ikuti saja kehendak keluarga daripada nyesel sendiri belakangan
4 Februari 2013 at 22:00
Soal urusan jodoh, saya si hanya bisa pasrah dan berdoa.
Ya sesekali berusaha, hihihi
Mudah2an dapat jodoh yang baik, amin
5 Februari 2013 at 21:04
Jodoh itu adalah orang yang tepat dan hadir pada waktu yang tepat.
5 Februari 2013 at 23:17
Semoga kelak kamu akan mendapatkan jodoh yang terbaik.
Amiin
Oiya diblogku ada GA, ikutan ya..
6 Februari 2013 at 19:36
Sangat menyedihkan ya, mbak orange. Apabila yang dicinta bukan jodoh kita. Tentu sekali banyak hikmah dan ujian Allah buat mbak. Indah yakin, Allah mahu menjodohkan yang terbaik buat mbak Orange. Tenang aja dan jangan pernah kecewa kerana itulah caranya Allah mahu kita berdoa dan merintih pada-NYA.
Indah doakan semoga yang terakhir ini jadi jodohnya mbak Orange. Aamiin.
Khabarkan ya, kalau benar-benar berlaku.
Indahkasihku.
7 Februari 2013 at 07:59
kalau jodoh emang sampe ijab kabul baru deh bisa yakin ya mbak. semoga yang sekarang bisa jadi jodoh mbak ya
9 Februari 2013 at 06:29
atziiik yg lagi jatuh cinta. Semoga kali ini jodohnya ya mba. Bener ituh jodoh kayak magnet, teringat dulu jarak jakarta-madura ternyata ngga menghalangi aku dan dia bersatu dalam ikatan pernikahan
1 Mei 2013 at 10:16
“Allah tau kapan seseorang siap dipertemukan dengan jodohnya”,,smga secepatnya
1 Mei 2013 at 10:19
“Allah tau kapan seseorang siap dipertemukan dengan jodohnya”,,smga secepatnya