
Ingin rasanya ku pergi menjauh dari mereka. Memalingkan pandanganku dari tatapan mereka. Tatapan meremehkanku sekaligus merendahkanku.
Ingin ku pergi menjauh agar tak lagi mereka dapat menelanjangiku dengan tatapan menjijikkan itu.
Aku ingin pergi atau mungkin menghilang dari muka bumi ini. Melenyapkan tubuhku dan membiarkannya menelanku masuk ke dalam perut bumi agar tak lagi ku temukan wajah-wajah yang merendahkanku. Tak lagi mereka bisa menelanjangiku dengan mata-mata sinis itu.
Inginku menghilang….
(coretan putus asa)
*****
Di saat tenaga dan dedikasi yang telah diberikan tidak lagi dihargai , prestasi yang diperoleh tidak lagi dipertimbangkan. Lebih baik keluar dan tinggalkan orang-orang yang tak pernah bisa menghargaimu.
19 Mei 2011 at 15:34
Menghilang boleh, asal kembali lagi.
6 Juni 2011 at 15:47
klo itu sih bukan menghilang temanya pak, pergi tuk kembali.
19 Mei 2011 at 15:35
*ngasih bom asap ala ninja
**menghilang!!!
21 Mei 2011 at 04:36
*uhuk-uhuk (batukkenaasap)* mbaaaakkk yuliiiiiiii!!! kembaliiii,,,,, *histerisalasinetron*
19 Mei 2011 at 16:19
Setuju sama Asop.

Ga apa-apa. Manusia tidak selalu berada di “tempat yg benar”.
then hopefully better.
19 Mei 2011 at 16:38
curhatannya dalem ni mbak….heheee…keren jadinya….
19 Mei 2011 at 17:03
gambarnya mantep banget, hilang satu persatu..
19 Mei 2011 at 17:45
Alangkah senangnya bila kita bisa berkumpul dengan orang-orang yang menghargai keberadaan kita. Kalah tak bisa, lebih baik kita keluar saja dari lingkaran itu…
19 Mei 2011 at 17:55
sabar mbak sayang..
19 Mei 2011 at 17:57
kata-kata terakhir itu saya teringat dengan sebuah kata, kurang lebihnya “saat kita menghargai orang yg kita sayangi lalu mereka meninggalkan kita, mungkin itulah waktu dimana kita akan berjumpa dgn yg lebih baik dari mereka”
semangatlah
*jangan kau menghilang Adek
19 Mei 2011 at 18:30
mungkin butuh waktu untuk menyendiri sebentar, kemudian kembali dengan fikiran tenang dan memulai lagi dari awal,,
semangat ya mbak
19 Mei 2011 at 19:59
menghilang menghilang saja tak perlu memikirkan yang lain, cepat sembuh ya…
semesta menunggumu 
fighto!
19 Mei 2011 at 21:35
jadi penasaran siapa gerangan mereka yang telah merendahkanmu?
tetap semangat dan eksis, ya…
19 Mei 2011 at 22:10
kenapa mba yuul?
tp aku setuju, kalau udah sadar tidak dihargai di satu tempat, kenapa harus bertahan selagi bisa untuk pergi..
lebih baik ambil resiko mencari tempat lain, walaupun belum pastii..
semangat mbaaaa…
20 Mei 2011 at 14:14
semangat mbaa…
cobaan pasti akan selalu ada dalam setiap langkah manusia….
sabar & tetep semangaat…
20 Mei 2011 at 20:08
sakit memang kalo kita dipandang sebelah mata, maju terus mbak dan tunjukkan pada mereka bahwa kita lebih baik dari mereka…
20 Mei 2011 at 20:45
wow…… samapi sebegitunya kah?
20 Mei 2011 at 21:13
Semangat yaa…?
21 Mei 2011 at 02:29
gpp klo mo menghilang,
tapi jangan lupa balik sini lagi yah
21 Mei 2011 at 10:00
jangan lama-lama kak menghilangnya…
21 Mei 2011 at 12:57
Eh siapa sih yang sudah berani merendahkanmu Mbak, cepat katakan! Kurang ajar banget sih orang
Sabar Mbak, ibarat pohon semakin besar maka akan semakin merunduk, begitupun kehidupan semakin tinggi ilmu yang dapat, semakin besar pula godaannya..
21 Mei 2011 at 13:18
Hopefully better..
21 Mei 2011 at 14:06
menghilanglah dengan cara elegan, hehe… lalu muncul lagi di saat yang tepat
21 Mei 2011 at 14:31
sabar… msh banyak lingkungan yg bisa menghargai kita… yg ptg diri kita msh menghargai diri kita sendiri. bukankah kebnggaan tidak harus disertai penghargaan dari org lain? yang ptg diri kita…
21 Mei 2011 at 14:57
yap. dan perlu keberanian untuk meninggalkan sesuatu yang lama
22 Mei 2011 at 00:18
sabar mbak, jangan putus asa. tak semua orang bersikap seperti itu.
#senang banget masuk sini, liat ada orange2, seger2,
salam hangat, bangauputih ^_^
22 Mei 2011 at 15:44
kadang kita juga harus tegas bersikap terhadap keadaan yang tidak mendukung …
tetap tinggal,atau meninggalkan…
keep smile, sista…
22 Mei 2011 at 18:17
kalo udah gak kondisif dan tak lagi dihargai, lebih baik mengundurkan diri asalkan kita kembali pada formasi pribadi di tujuan baru lagi… dari awal lagi…
23 Mei 2011 at 20:08
Duh yang lagi marah…
Saya selalu berusaha menganggap momen-momen seperti ini sebagai momen untuk melatih kesabaran dan belajar memahami
23 Mei 2011 at 23:06
Berfokus pada kebaikan dan kebaikan, itu yang akan membuat kita tetap selalu semangat, semangat untuk tetap berbuat baik, karena bila fokus kita berubah pada penghargaan, maka akan mengurangi niatan demi kebaikan.
Berada pada lingkungan yang mendukung untuk kebaikan adalah sebuah keberuntungan, tetapi berada pada lingkungan yang sebaliknya adalah sebuah tantangan dan perjuangan yang jauh lebih besar perolehannya di kemudian hari
24 Mei 2011 at 14:15
saya kangen dengan neng float
buruan balik lagi dong
salam sejaterah dan adem ayem
24 Mei 2011 at 15:04
Jangan pergi. Tetaplah di sini. Usir saja mereka dari hidupmu.
Tapi saya juga pernah melakukan hal yang sama. Apalagi kalau lingkungan ndak mendukung, lebih baik kita yang pergi.
25 Mei 2011 at 09:16
lari saja terus berlari, masih banyak kok yang bisa lebih menghargai kita..
*provokasi
28 Mei 2011 at 10:28
haduhhh jangan putus asa dong.. tetep semangat
28 Mei 2011 at 12:21
salam sobat..
wah bunga di atas tu cantik sekali
29 Mei 2011 at 10:07
Jangan mau menghilang bahkan tenggelam…
Lebih baik hadapi..
walau dedikasi kita tak dihargai
SEMANGAT!!
)
30 Mei 2011 at 19:14
setuju,, pergi saja dari mereka,, dan berkumpullah dengan teman lain yg selalu mendukung kita ..
salam
30 Mei 2011 at 21:57
jangan putus asa, dan segeralah kembali
31 Mei 2011 at 15:12
Aku pingin rasain lagi kesegaran orange float, udah balik belum nih
31 Mei 2011 at 15:42
ini soal kerjaan kah??
2 Juni 2011 at 22:21
semangat, mbak.. saya juga pernah mengalami hal seperti ini..
mungkin kamu perlu minum segelas orange float, mbak Yuli
4 Juni 2011 at 18:24
All iz well..
no pain no gain..
semangat..
salam kenal..
7 Juni 2011 at 00:00
terkadang aku juga ingin pergi menghilang, berpetualang melakukan hal yang diinginkan tanpa harus terbentur tembok aturan
13 Desember 2011 at 12:05
ngomongnya kok gitu amat sih .
kita harus bersyukur masih di beri kehidupa ini .
itu mah namanya ujian , jadi yang sabar aja yya
salam kenal dan sempatkan mampir ke website kami di http://www.hajarabis.com